Warning: include(/home/sentrafx/public_html/modules/mod_jflanguageselection.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /home/sentrafx/public_html/includes/frontend.html.php on line 315
Warning: include() [function.include]: Failed opening '/home/sentrafx/public_html/modules/mod_jflanguageselection.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in /home/sentrafx/public_html/includes/frontend.html.php on line 315
1.
Forex Trading bergerak terus selama 24 jam setiap hari kerja (Senin sampai
Jumat) berputar mulai dari pasar New Zealand & Australia yang berlangsung
pukul 04.00 – 14.00 WIB, terus ke pasar Asia yaitu Jepang & Singapura yang
berlangsung pukul 07.00 – 16.00 WIB, ke pasar Eropa yaitu Jerman & Inggris
yang berlangsung pukul 14.00 – 22.00 WIB, sampai ke pasar Amerika yang
berlangsung pukul 19.30 – 04.00 WIB
2. Perdagangan di sessi Asia biasanya harga tidak terlalu memperlihatkan
pergerakan (flat). Harga biasanya mulai bergerak saat memasuki sessi Eropa
(14.00 WIB) dan puncak pergerakan biasanya terjadi pada saat sessi Amerika
dibuka jam 19.30.
3. Berita ekonomi saat sessi Amerika dibuka (US open) biasanya sangat ditunggu
pelaku pasar / trader. Karena pergerakan harga bisa sampai 100 – 200 point.
Selalu mengikuti berita ekonomi dan analisanya terhadap pasar uang dunia di web
site seperti http://www.forexnews.com atau http://www.bloomberg.com Anda
tinggal pilih!
4. Berita ekonomi (economic indicator) yang penting dan banyak mempengaruhi
pergerakan harga, seperti berita tentang Non Farm Payroll (NFP), Gross Domestic
Product (GDP), Trade Balance, CPI, kenaikan suku bunga dll
5. Mata uang yang paling sering diperdagangkan adalah pasangan mata uang
seperti GBP/USD, EUR/USD, USD/CHF, USD/JPY. Mata uang ini dipilih karena
pergerakannya sangat fluktuatif.
6. Bila GBP/USD dan EUR/USD sedang dalam kondisi “down trend” maka biasanya
USD/CHF dan USD/JPY dalam kondisi “Up Trend”. Tapi bila suatu saat harga ini
bergerak tidak berlawan seperti yang disebutkan di atas, Anda wajib hati-hati
untuk memasang posisi (entry) pada hari itu.
7. Mata Uang: GBP (Great Britain Poundsterling) mata uang negara Inggris , EUR
(Euro) mata uang negara-negara Eropa, USD (United States Dollar) mata uang
Negara Amerika Serikat, CHF(Swiss Franc) mata uang negara Swiss, JPY (Japanese
Yen) mata uang negara Jepang.
Bila GBP/USD =- 1.8541 berarti 1 GBP = 1.8541 USD
Bila EUR/USD = 1.2778 berarti 1 EUR = 1.2778 USD
Bila USD/CHF = 1.2250 berarti 1 USD = 1.2250 CHF
Bila USD/JPY = 114.50 berarti 1 USD = 114.50 JPY
Atau
contoh mudah :
Bila USD/IDR = 9800 berarti 1 USD (Dollar) sama dengan 9800 IDR (Rupiah)
Penguatan dan Pelemahan mata uang, kadang-kadang masih banyak orang yang
terbalik membacanya, mana mata uang yang menguat dan mana mata uang yan
melemah. Bila GBP/USD bergerak dari harga 1.8540 ke 1.8590 (naik). Maka ini
berarti GBP/USD mengalami kenaikan 50 poin. Terhadap masing2 mata uang; GBP
mengalami “penguatan” nilai mata uang sedang USD mengalami “pelemahan” nilai
mata uang. Karena nilai Dollar (USD) yang dibutuhkan untuk membeli GBP semakin
besar yaitu dari 1.8540 menjadi 1.8590 per 1 Poundsterling (GBP). Pendek kata
nilai, nilai Pound makin mahal terhadap Dollar.
Artinya harga bergerak 400 point. Terhadap masing2 mata uang; USD mengalami
“penguatan” nilai mata uang sedang IDR mengalami “pelemahan” nilai mata uang.
Karena nilai Rupiah (IDR) yang dibutuhkan untuk membeli Dollar (USD) semakin
besar yaitu dari 9500 menjadi 9900 per 1 Dollar (USD). Pendek kata nilai, nilai
Dollar makin mahal terhadap Rupiah.
8. Seperti yang Anda sudah ketahui bahwa dalam perdagangan Forex dikenal
istilah "Two Ways Opportunities ?" Yaitu transaksi di FOREX dapat
dilakukan dengan cara 2 arah dalam mengambil keuntungannya. Bila trend harga
sedang naik maka transaksi dilakukan dengan mengambil posisi BUY (offer).
Sedang bila trend harga sedang turun maka transaksi dilakukan dengan mengambil
posisi SELL (bid). Contohnya :
Posisi BUY (offer)
Kita
melihat harga GBP/USD sedang mengalami trend naik (up trend). Setelah kita
menganalisa kita memutuskan untuk melakukan transaksi (open position) yaitu
“BUY’ dengan quantity 1000 ($10) ketika harga GBP/USD telah mencapai 1.8550
(misalnya). Ternyata analisa kita benar beberapa saat kemudian harga bergerak
naik terus sampai 1.8640. kita lihat harga mulai bergerak lambat. Dan telah
menyentuh garis resistan yang kuat. Kita memutuskan untuk melikuidasi (menutup)
posisi kita di 1.8640. Maka dari transaksi ini kita mendapat keuntungan 90 poin
( 1.8640 – 1.8550 = 90 point )
Keuntungan yang kita peroleh
Dengan
Quantiy 1000 ($10) adalah 10x90/100(leverage) = $9 (profit)
Posisi SELL (bid)
Kita melihat harga GBP/USD sedang mengalami trend turun (down trend)
Setelah kita menganalisa kita memutuskan untuk melakukan transaksi (open
position) yaitu “SELL’ dengan quantity 10000 ($100) ketika harga GBP/USD telah
mencapai 1.8860 (misalnya). Ternyata analisa kita benar beberapa saat kemudian
harga bergerak turun terus sampai 1.8780. kita lihat harga mulai bergerak
lambat. Dan telah menyentuh garis suppot yang kuat. Kita memutuskan untuk
melikuidasi (menutup) posisi kita di 1.8780. Maka dari transaksi ini kita
mendapat keuntungan 80 poin ( 1.8860 – 1.8780 = 80 point )
Keuntungan yang kita peroleh
Dengan Quantiy 10000 ($100) adalah 100x80/100(leverage) = $80 (profit)
*Perhitungan profit ini berbeda antara direct currency (GBP/USD, EUR/USD)
dengan indirect currency (USD/CHF,USD/JPY). Akan dibahas lain waktu.